Wako Zulmaeta Soroti Penyelesaian Masalah Sampah dan Infrastruktur dalam Evaluasi Kinerja OPD Triwulan I

Payakumbuh – Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat, Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengedepankan urgensi penyelesaian masalah sampah sebagai prioritas dalam dialog evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Josrizal Zain pada Senin (06/04/2026), di hadiri oleh Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta seluruh Kepala OPD.
Pentingnya Penyelesaian Masalah Sampah
Zulmaeta menegaskan bahwa masalah sampah harus segera diatasi untuk menghindari keluhan dari masyarakat. “Sebelum masyarakat melanjutkan aktivitasnya, semua sampah harus sudah terangkut,” serunya di hadapan para peserta yang hadir. Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Fokus pada Infrastruktur
Selain isu kebersihan, Wali Kota juga menyoroti pentingnya kondisi infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat, seperti jalan, irigasi, dan sistem drainase. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus bertindak cepat tanpa harus menunggu keluhan dari warganya.
Penanganan Jalan dan Drainase
Zulmaeta menambahkan, “Tidak boleh ada keluhan terkait jalan berlubang. Kita harus terjun langsung ke lapangan.” Hal ini menunjukkan tekadnya untuk memastikan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, termasuk dalam hal penanganan infrastruktur yang vital seperti irigasi dan drainase.
Strategi Proaktif dalam Pelayanan Publik
Pemimpin kota ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan proaktif dalam pelayanan publik. Menurutnya, setiap perangkat daerah wajib mempercepat kinerja dengan mengantisipasi masalah sebelum berkembang menjadi ketidakpuasan di kalangan masyarakat.
Komitmen Terhadap Kualitas Hunian
Dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, Zulmaeta berkomitmen untuk memastikan tidak ada lagi rumah-rumah yang tidak layak huni di Kota Payakumbuh selama masa kepemimpinannya. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga.
Percepatan Pembangunan Pasar
Di sektor perdagangan, Pemko Payakumbuh juga berupaya untuk mempercepat pembangunan pasar. Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan Pasar Tradisional Ibuh Barat yang direncanakan untuk dilaksanakan tahun ini, serta pembongkaran Pasar Blok Barat yang akan segera dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan.
Dukungan untuk Pedagang
Zulmaeta juga mengingatkan para pedagang untuk memanfaatkan lokasi penampungan yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Ini merupakan upaya untuk mendukung perekonomian lokal sekaligus mendukung ketertiban dan kebersihan lingkungan.
Pentingnya Evaluasi Kinerja
Dalam hal manajemen kinerja, Wali Kota menekankan perlunya evaluasi berkala agar target yang telah ditetapkan tidak menumpuk di akhir tahun. “Evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan menunggu hingga akhir tahun,” tegasnya.
Evaluasi untuk Hasil Maksimal
Zulmaeta menginginkan hasil kerja yang maksimal melalui proses yang terukur. Dengan melakukan evaluasi berkala, setiap perangkat daerah dapat memperbaiki kinerja mereka secara real-time, sehingga dapat mencapai target yang diinginkan dengan lebih efisien.
Inovasi dan Kreativitas ASN
Wali Kota juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja dengan pendekatan inovatif dan kreatif. Ia menekankan bahwa ASN adalah penggerak utama dalam pembangunan daerah. “ASN ini ibarat mesin. Jika mesinnya tidak berfungsi dengan baik, tujuan organisasi tidak akan tercapai,” ujarnya.
Mendorong Partisipasi Ide dari OPD
Zulmaeta membuka ruang bagi seluruh OPD untuk menyampaikan ide dan gagasan. Ia memastikan bahwa setiap ide yang sesuai dengan regulasi akan ditindaklanjuti. Ini menunjukkan komitmennya terhadap kolaborasi dan keterlibatan semua pihak dalam pengambilan keputusan.
Koordinasi dan Sinkronisasi Antar OPD
Wakil Wali Kota Elzadaswarman juga menegaskan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi antar perangkat daerah. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bekerja sama, mencatat apa yang dikerjakan dan melaksanakan apa yang telah dicatat,” katanya.
Pentingnya Membaca Kondisi
Ia juga mengingatkan seluruh OPD untuk cermat dalam membaca kondisi yang ada dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil. Ini adalah langkah strategis untuk menciptakan kebijakan yang relevan dan berdampak positif.
Dialog Kinerja sebagai Landasan Evaluasi
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menjelaskan bahwa dialog kinerja diikuti oleh 31 kepala perangkat daerah, termasuk kepala dinas, badan, kantor, dan camat. Kegiatan ini menjadi bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut.
Target Evaluasi Triwulan I
Rida menambahkan bahwa evaluasi Triwulan I harus diselesaikan paling lambat pada 15 April 2026, sesuai dengan edaran Wali Kota. Seluruh kepala OPD telah menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) pada Januari 2026, yang mengacu pada rencana strategis dan perjanjian kinerja yang telah ditetapkan.
Menjembatani Ekspektasi Pimpinan dan Kinerja
“Dialog kinerja ini menjadi landasan untuk menyelaraskan ekspektasi pimpinan dengan kinerja perangkat daerah, sekaligus mengevaluasi capaian triwulan pertama,” ujar Rida. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa program-program yang dijalankan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.
Memfasilitasi Pembahasan Capaian Kinerja
Forum ini juga menjadi wadah bagi kepala OPD untuk memaparkan capaian kinerja, kebutuhan sumber daya, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. “Hasil dialog akan dihimpun sebagai bahan perbaikan SKP dan peningkatan kinerja ke depan,” pungkasnya.