RSIA Aceh dan RSUD Meuraxa Jalin Kerja Sama Layanan Kesehatan Mata dengan RS Mata Cicendo

BANDA ACEH – Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Provinsi Aceh serta RSUD Meuraxa Banda Aceh berlangsung pada Jumat (12/06/2026) di Aula RSIA Provinsi Aceh. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan mata, khususnya dalam pengelolaan kasus katarak. Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat mengakses layanan kesehatan mata yang lebih baik dan berkualitas.
Partisipasi dalam Penandatanganan MoU
Acara penandatanganan dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Direktur RS Mata Cicendo, Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes, Plt Direktur RSIA Provinsi Aceh, dr. Alfian, Sp.An, serta Plt Kadinkes Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes. Masing-masing perwakilan dari institusi ini menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya kolaboratif dalam bidang kesehatan mata.
Dari pihak RSUD Meuraxa, Plt Direktur dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MHPM, hadir bersama Wakil Direktur Pelayanan, dr. Nursanty, Sp.S, FIN. Kehadiran mereka menandakan keterlibatan aktif dari rumah sakit pemerintah dalam penguatan layanan kesehatan mata di Aceh.
Tujuan Kerja Sama Layanan Kesehatan Mata
Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan mata di daerah, dengan menjalin kolaborasi antara rumah sakit rujukan nasional dan rumah sakit daerah. Program penguatan layanan mata khusus katarak diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang lebih baik.
Plt Direktur RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MHPM, menyambut positif kerja sama ini. Ia menilai penguatan layanan mata khusus katarak sebagai langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Aceh. Ia mengatakan, “RSUD Meuraxa sangat mendukung program penguatan ini karena akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan mata, khususnya dalam penanganan kasus katarak.”
Manfaat Kerja Sama bagi Masyarakat Aceh
Dari perspektif dr. Taufik, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pelayanan pasien, tetapi juga mencakup beberapa aspek penting, seperti pembinaan, pendampingan, transfer pengetahuan, dan penguatan sistem layanan kesehatan mata yang berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar layanan kesehatan mata di Aceh dapat berkembang lebih optimal.
- Peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan mata.
- Transfer pengetahuan kepada tenaga kesehatan lokal.
- Penguatan sistem layanan kesehatan yang berkelanjutan.
- Akses masyarakat yang lebih luas terhadap layanan kesehatan mata.
- Peningkatan kompetensi tenaga medis dalam menangani kasus katarak.
“Kami berharap melalui program penguatan ini, layanan mata khususnya katarak di RSUD Meuraxa dapat berkembang lebih optimal sehingga masyarakat Aceh tidak perlu jauh-jauh mencari layanan kesehatan mata yang berkualitas. Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan mudah diakses masyarakat,” tambah dr. Taufik.
Komitmen RS Mata Cicendo dalam Penguatan Layanan Kesehatan Mata
Direktur RS Mata Cicendo, Dr. dr. Antonia Kartika, SpM(K), M.Kes, mengungkapkan bahwa program penguatan ini merupakan bagian dari komitmen RS Mata Cicendo untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan mata di seluruh Indonesia. Ia menyatakan, “Katarak masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan yang dapat ditangani melalui pelayanan kesehatan yang tepat dan berkualitas.”
Penguatan kapasitas rumah sakit daerah, menurutnya, adalah langkah krusial untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan penanganan kasus katarak dapat dilakukan secara lebih efektif.
Apresiasi Terhadap Sinergi yang Terjalin
Plt Direktur RSIA Provinsi Aceh, dr. Alfian, Sp.An, juga menyampaikan rasa syukurnya atas terjalinnya kolaborasi ini. Ia berharap sinergi antara RS Mata Cicendo, RSIA Provinsi Aceh, dan RSUD Meuraxa dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan kesehatan mata di Aceh. “Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan di bidang kesehatan mata,” ungkapnya.
Simbol Komitmen dalam Pengembangan Layanan Kesehatan Mata
Penandatanganan MoU berlangsung dengan semangat kolaborasi yang tinggi. Momen bersejarah ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen ketiga institusi dalam mendukung pengembangan layanan mata khusus katarak yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pelayanan kesehatan mata di Aceh dapat semakin maju. Tujuan jangka panjangnya adalah menekan angka kebutaan akibat katarak dan memberikan masyarakat akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan mata yang komprehensif dan berstandar tinggi. Kerja sama ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Aceh untuk mendapatkan layanan kesehatan mata yang lebih baik dan terjangkau.


