
Senin dini hari, 16 Maret, sebuah bus Al Hijrah yang menuju Sumatera Barat (Sumbar) dari Jakarta mengalami kecelakaan. Bus ini memutuskan untuk melewati lintas tengah melalui Lahat untuk menghindari kepadatan lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera. Namun, sayangnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
Lokasi dan Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan berlangsung di Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, Kecamatan Gumay Talang. Laporan tentang kejadian ini diterima oleh Polres Lahat setelah menerima informasi dari masyarakat melalui layanan 110 Polisi. Polres Lahat segera bergegas ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan bus yang terperosok ke dalam jurang.
Proses evakuasi berlangsung di malam hari, di daerah perbukitan dengan jalanan menurun dan berkelok-kelok. Penyelamatan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, namun mereka terus berusaha memastikan keselamatan semua penumpang.
Penanganan Pasca Kecelakaan
Setelah kejadian, polisi masih melakukan pendataan jumlah korban dan identifikasi identitas penumpang yang ada di dalam bus. Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam penanganan kecelakaan ini.
Untuk saat ini, penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh unit lalu lintas. Sementara itu, PO. Al Hijrah yang biasa melayani rute Sumbar – Jakarta Bandung, biasanya melewati Lintas Timur via Muaro Tebo – Bayung Lencir – Betung – Palembang – Tol Trans Sumatera. Namun, karena kemacetan yang sangat parah di Betung, bus ini memilih jalur melalui Prabumulih – Lahat – Lubuk Linggau yang memiliki banyak tikungan dan jurang.
Situasi Terkini
Upaya penanganan kecelakaan bus Al Hijrah ini masih berlangsung. Masih belum ada informasi pasti mengenai jumlah korban dan kondisi terkini bus tersebut. Namun, situasi ini menambah kepadatan arus mudik lebaran yang sudah cukup padat.
- Kejadian: Kecelakaan bus Al Hijrah
- Lokasi: Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, Kecamatan Gumay Talang
- Waktu: Senin, 16 Maret, sekitar pukul 02.30 WIB
- Penyebab: Masih dalam penyelidikan
- Korban: Data masih dalam proses pendataan


